Saya tidak menyukai orang dengan banyak omong. Omong kosong.
Nasihat tidak melulu harus diasampaikan dengan oral kan? kalau hanya dengan lidah, tidak adil sekali Tuhan itu, atau ia Bukan Tuhan yang menciptakan dunia ini karena sifatNya (Tuhan) adalah maha adil. Dunia ini masih ada orang bisu!
Beberapa bulan terakhir ini saya tinggal dengan orang yang banyak omong. Maksud saya, saya adalah orang yang antusias dengan siapa pun perihal obrolan. Ketika obrolan yang penuh nasihat, kemudian berubah menjadi dibuat-buat, itulah saat saya harus berhenti bicara. Karena sudah menjadi omong kosong.
ya, saya mahfum dengan kecenderungan manusia untuk selalu ingin posisi yang didengarkan, sehingga benar nasihat Tuhan: menciptakan 2 telinga dan 1 mulut untuk manusia, agar lebih banyak mendengarkan daripada bicara.
ya, saya mahfum dengan kecenderungan manusia untuk selalu ingin posisi yang didengarkan, sehingga benar nasihat Tuhan: menciptakan 2 telinga dan 1 mulut untuk manusia, agar lebih banyak mendengarkan daripada bicara.
Karena saya tidak menyukai orang dengan banyak omong, saya berusaha untuk belajar sedikit bicara dan belajar lebih banyak mendengar.
Dunia sudah terlalu gaduh dengan omong kosong, Bung.
Dunia sudah terlalu gaduh dengan omong kosong, Bung.
Gimana ya cara ngadepin orang yang banyak omong (kosong)?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar