Minggu, 15 Mei 2016

Mendengar

Kalau kita bicara, sebenarnya omongan kita nggak akan jauh dari apa yang pernah kita baca. Hari ini saya tidak ingin terlalu banyak bicara. Tapi toh komunikasi memang penting, yang mengharuskan saya harus bicara. 

Sepertinya, ada lebih banyak orang ingin bicara atau menjadi orang yang di dengar ketimbang jadi pendengar. Sudah jadi kecendrungan mungkin ya. Bagaimana dalam suatu forum, pasti ada salah seorang yang akan bicara tentang ke-aku-an daripada membicarakan dari sudut pandang masing-masing(ruang diskusi). Padahal, Tuhan telah memberi petunjuk dengan simbol semiotika penciptaannya. Manusia diberi dua telinga dan satu mulut untuk bicara. Kita diminta lebih banyak mendengar.

Kalau menurut sampeyan gimana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar