Rabu, 11 Mei 2016

Sertifikasi



Sepertinya jaman sekarang apa-apa kudu punya sertifikat. Mau ngaku pinter perpajakan kalau nggak punya sertifikatnya (Brevet A,B,C) mana ada orang percaya. Mau daftar wisuda saja kudu melampirkan sertifikat inilah, itulah. Mau ngaku jago design atau nggambar sekalipun, memang kamu punya sertifikat apa? Hm..
 
Dunia akan mengakui kemampuan kita karena kertas sertifikat kita. Kemampuan semata-mata dilihat di awal dari seberapa banyak kertas sertifikat yang kita punya. Kalau ada orang yang punya bakat luar biasa tapi nggak pernah ikutan kontes atau lomba mana mungkin dia punya sertifikat.  Hadeh.. Tapi biasanya, memang dunia akan mengakui kemampuan mereka kemudian atas hasil karyanya yang di atas standar rata-rata. Sebab di atas rata-rata itu, sertifikasi jadi tidak diperlukan.

Nah, kalau mau ngukur integritas seseorang apa pakai sertifikat juga nggak ya. Hhe..
Menurut sampeyan gimana?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar