Makin hari makin banyak saja macam start-up, aplikasi,
website yang diluncurkan di dunia maya. Seiring kemajuan teknologi dan
kemampuan masyarakat untuk membeli smartphone (disisi lain harganya yang
semakin terjangkau) memaksa kita bahkan saya memiliki banyak akun. Mulai dari
akun email, akun media sosial (facebook, instagram, line, BBm, dst), akun web
(ortax.org, 4shared, fiver, kreavi, picsart, dst), di situs berita (kompas.com,
tempo.co, dst) hhe.. semua meminta kita untuk membuat akun. Mau nulis di blog
seperti ini juga harus punya akun. Minimal akun email. Hha, jaman sekarang aneh
kalau kita nggak punya akun email. Jadi, budayakanlah ber-email.
Kalau sudah banyak akun begitu, jadi repot juga
mengelolanya. Ya kalau Cuma tiga, empat akun, masih enak saja buat mengingatnya.
Nah sekarang satu orang bisa jadi punya lebih dari sepuluh, dua puluh akun di
banyak aplikasi dan website. Kalau ada lima belas akun, berarti ada lima belas
password. Walaupun beberapa format password antar aplikasi terkadang sejenis,
jadi bisa pakai password yang sama. Tapi repotnya ada aplikasi atau web
yang format keamanan passwordnya beda. Ada yang minta kombinasi angka misalnya,
yang lain enggak. Hadeh.. harus mikir lagi, passwordnya apa.
Akhirnya saya
inisiatif untuk mencatat semua akun yang saya punya beserta passwordnya di
sebuah tempat rahasia. Kecuali password rekening tabungan, saya hanya mengukir
angkanya di ingatan kepala.
Mungkin besok-besok masih ada kebutuhan lagi untuk
membuat akun. Saya nggak mau repot kalau misal lupa password harus meng-klik “forget
password” lalu meresetnya lewat email (karena terlalu sering begitu). Saking
Banyaknya! hhe..
Kita adalah masyarakat pengguna. Pengguna layanan (aplikasi,
web). Kita sekarang adalah para pendaftar, yang apa-apa kalau kita ingin suatu
layanan kita mesti mendaftar (register) dulu. Mau daftar kuliah? Buatlah akun
email, siapkan akun tabungan, dan siapkan beberapa password. Mau dapet potongan
harga belanja di minimarket? Buatlah kartu member di minimarket yang pelayannya
sering menanyakan kepada kita “ada kartu membernya kak?” (yang ini saya belum
punya) hhe..
Yang terakhir, kalau mau dapet pemberitahuan terbaru tulisan di
blog ini? Silakan ketik alamat email sampeyan di pojok kanan bawah kolom “ikuti”. Hhi..
Kalau sampeyan sekarang
punya berapa akun pribadi?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar