Tagline tahun 2014 itu "semua ada aplikasinya". Nggambar Scribble
sekarang juga ada aplikasinya.
Sekarang udah 2016, berarti harus makin canggih
kan aplikasinya itu. Dulu saya cuma drawing manual saja, tapi kalau sekarang
nggak manfaatin aplikasi juga rugi banget, kan kalau pakai aplikasi pekerjaan
bisa jadi lebih cepet. Termasuk urusan nggambar. Saya pakai Autodesk Sketchbook Pro buat nggambar scribble digital.
Karena sejak bulan kemarin saya dapat orderan scribble dari
luar negeri untuk design clothing, akhirnya saya juga beralih nggambar digital.
Kelebihannya, resolusi gambar coretan bisa lebih besar ketimbang dari hasil
scan drawing manual. Dilema memang. Manual versus digital, terlebih saya belum
terbiasa dengan nggambar pakai pen tablet. Jadi, hasil coretan kareakternya
beda dengan hasil manual. Terasa kaku saja kalau nggambar digital. Hhe..
pelan-pelan ntar juga terbiasa.
Mana yang lebih bagus? Digital apa manual?
Hm, saya pikir pertanyaan itu yang harus diubah. Lah wong nggak sejenis kok disebandingkan. Seperti
pertanyaan enak mana rasanya selai kacang dan selai keju? Walaupun mereka
sama-sama selai buat isi roti atau kue. Tapi, kebanyakan orang kadung (terlanjur) suka
membanding-bandingkan yang berbeda jenis itu. Kan, yang sama belum tentu juga
yang senilai.
Ah sudahlah, kalau sampeyan gimana? Digital apa manual?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar