Sabtu, 16 April 2016

Nawar

Saya ingin kalau apa yang telah saya capai sampai saat ini jadi hal yang tak disengaja saja. Walaupun mungkin di awal adalah menjadi cita-cita. Sebab ketika saya telah sampai pada apa yang saya inginkan, kesombongan diri saya seolah ingin menjajah akal sehat. Jadi lupa diri.

Pujian, selalu membuat setiap orang bungah. Tapi, nggak terjadi sama Einstein (dia bisa mengatasinya) begitu kira-kira apa yang saya tangkap dari Einstein dari tulisan Goenawan Mohamad dalam CAPINGnya tentang Einstein.

Hha.. saya tertawa dalam hati ketika tau kalau Einstein pernah dapat hadiah berupa cek benilai besar yang hanya ia gunakan untuk pembatas buku, dan bukunya hilang. Ia telah mengatasi dirinya sendiri. Ada bahaya besar memang kalau sampai kesombongan itu yang muncul. Dan salah satu cara Einstein mengatasi itu adalah menawar rendah bayaran yang ditawarkan untuk pekerjaannya. Jadi misal ditawari pekerjaan nulis dengan bayaran 1000 dia nawar ingin dibayar 500 saja.

Suatu saat saya akan mempraktekkan cara itu, hhi..
Mungkin ketika kesombongan diri ini sudah mulai menang seiring dengan kemenangan-kemenangan kecil saya di depan. Dan ketika saat itu datang, saya akan membaca tulisan ini lagi.

Saya termasuk orang yang nggak mumpuni untuk menawar harga soal belanja. Tapi kalau lagi jualan, sulit buat nolak orang menawar harga karya saya. Makanya untuk jualan karya, saya pakai jasa orang lain yang professional (manager saya yang juga sahabat saya). Hhe..


Kalau sampeyan gimana? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar