Sabtu, 09 April 2016

Benda

Mungkin saat ini saya masih belum jadi lelaki-yang punya kesenangan terhadap benda tertentu. Kalau biasanya lelaki identik mainannya motor, saya masih bermain dengan bangunan imaji saya dalam tumpukan sketchbook. 

Saya suka mengoleksi buku sketch. Mulai dari ukuran kecil sampai yang gede. Kalau lagi ada alokasi belanja lebih, pasti saya enteng banget buat beli sketchbook. Hhe..

Dari yang murah sampai yang harus merogoh kantong lebih dalam. Dan sepertinya kesenangan inilah yang saya punyai saat ini. Bahkan akan menjadi hobi sampai saat tua nanti. Nggak tau aja, kalau udah yang namanya suka, gimana lagi. Ada sensasi pribadi saja kalau bisa ngoleksi buku sketch (skaligus mengisinya dengan gambar sketsa sendiri. Hhe.. beruntungnya saya bisa nggambar, jadi nggak sekedar ngoleksi buku sketch, tapi juga bikin sketsa di dalamnya, lebih-lebih sketsanya juga jadi suatu yang bernilai. Nanti, suatu saaat. Saya yakin itu pasti.
Kalau sekarang, jadi konsumsi pribadi saja, toh buku sketch saya juga masih belum terlalu banyak (sampai puluhan apalagi ratusan). Hhe..

Catatan sketsa, selalu menjadi memori otak kedua saya ketika saya ingin  membuka lembaran-lembaran lama, di suatu ruang, situasi dan kondisi masa lampau yang sangat otentik dan tak terulang. Otentik, karena  perjalanan setiap orang pasti berbeda. Proses kita, pastilah berbeda.

Hadeh, ini kapan sketchbook pesanan saya nyampeknya. Hari rabu kemarin saya beli buku sketchbook baru jenis marka landscape dari jogja secara online, tapi sampai sekarang belum datang juga (sambil menunggu mas-mas JNE).



Kalau sampeyan barang apa yang paling disuka?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar